Setelah Islam menguasai wilayah Persia dan pegunungan kaukasus, dibawah komando Pemimpin Islam, Dagestan kemudian menjadi pusat penyebaran Islam di wilayah Kaukasus Timur laut. Termasuk wilayah Turki, Azerbaijan dan Rusia.
Pada tahun 733, tujuh masjid dibangun di wilayah ini. Salah satunya adalah Masjid Juma, masjid tertua yang hingga saat ini masih berdiri kokoh. Masjid Juma yang dibangun pada 115 Hijriah atau 733 masehi. Jasa Masjid ini luar biasa besar dalam melahirkan ulama-ulama muslim yang mendakwahkan Islam ke wilayah Rusia dan Kaukasia.
Para Masjid Juma terletak di tengah kota lama Derbent, yang telah menjadi ikon dari arsitektur kota kuno ini. Kelompok bangunan masjid juga terdiri dari madrasah dan beberapa rumah di mana para ulama tinggal.
Pemerintah Soviet yang komunis menjalankan kampanye anti agama. Pada tahun 1938, polisi rahasia Soviet (NKVD) menanggalkan semua atribut keislaman di Masjid Djuma dan menjadikan masjid sebagai penjara kota.
Namun, pada 1943 pemerintah Soviet mulai membuat keputusan lunak, dengan membolehkan umat Islam menjadikan kembali Masjid Juma seperti fungsi aslinya sebagai tempat beribadah kembali.
Saat ini, Masjid Djuma tetap berdiri dengan arsitektur aslinya dengan taman dan pohon rindang di lokasi masjid. Empat pohon besar berada disamping bangunan bermenara dan kubah ini. (Republika).*
0 komentar:
Posting Komentar